Tampilkan postingan dengan label Instalasi. Tampilkan semua postingan

Assalamu’alikum wr. wb.

Bagi temen-temen semua khususnya yang hoby coding pake php mungkin dah gak asing lagi dengan kata “localhost”. Yup…localhost merupakan domain default bawaan webserver. Jika temen-temen selesai menginstal web server (misal: xampp, wamp, appserv dsb ) jika ingin mengetahui hasil instalan web server di komputer kita berhasil atau nggak, pasti yang pertama kali di ketikin di address bar browser adalah “localhost”. Nah pernahkah ada keinginan untuk mengubah dengan nama lain biar seolah-olah kita bener-bener mengakses web dengan domain yang telah kita beli di jasa penyedia hosting??

Trik ini saya dapat dari tempat kerjaku yaitu menambahkan host di local server atau di localhost kita. Jadi misal kita pengen aplikasi web yang telah kita buat di localhost ketika diakses di browser bukan lagi http://localhost/ tetapi http://domaingue.com/ maka kita perlu menambahkan host ke server lokal di komputer kita. Dengan kata lain kita ingin membuat nama alias dari localhost.

Oke, kita mulai saja.
Pertama buka Windows Explorer, kemudian akses alamat ini : C:\WINDOWS\system32\drivers\etc. Setelah dibuka maka akan menemukan beberapa file antara lain : host, lmhost, networks, protocol, dan services.

Edit file host pakai notepd atao file editor lain. Setelah dibuka akan muncul text default :

# Copyright (c) 1993-1999 Microsoft Corp.
# This is a sample HOSTS file used by Microsoft TCP/IP for Windows.
#
# This file contains the mappings of IP addresses to host names. Each
# entry should be kept on an individual line. The IP address should
# be placed in the first column followed by the corresponding host name.
# The IP address and the host name should be separated by at least one
# space.
#
# Additionally, comments (such as these) may be inserted on individual
# lines or following the machine name denoted by a ‘#’ symbol.
#
# For example:
#
# 102.54.94.97 rhino.acme.com # source server
# 38.25.63.10 x.acme.com # x client host

127.0.0.1 localhost
Setelah file tersebut dibuka tambahkan baris bari di bawah tulisan 127.0.0.1 localhost sesuai dengan nama domain yang dikehendaki misal domaingue.com. Jadi file tersebut setelah ditambahkan akan menjadi seperti ini :

# Copyright (c) 1993-1999 Microsoft Corp.
# This is a sample HOSTS file used by Microsoft TCP/IP for Windows.
#
# This file contains the mappings of IP addresses to host names. Each
# entry should be kept on an individual line. The IP address should
# be placed in the first column followed by the corresponding host name.
# The IP address and the host name should be separated by at least one
# space.
#
# Additionally, comments (such as these) may be inserted on individual
# lines or following the machine name denoted by a ‘#’ symbol.
#
# For example:
#
# 102.54.94.97 rhino.acme.com # source server
# 38.25.63.10 x.acme.com # x client host

127.0.0.1 localhost
127.0.0.1 kang-ipoel.co.cc
Setelah itu simpan atau Ctrl+S. Kemudian buka browser dan ketikkan kang-ipoel.co.cc maka akan diarahkan ke localhost kita :D ..

Catatan : Setau saya tips ini berlaku hanya di windows, soalnya saya belum pernah nyoba di Linux kalo misal ada yang tahu silahkan share aja…

makasih. Moga bermanfaat.

Read More »

Bagi sebagian orang yang ingin mencoba dan belajar Meng-install sistem operasi, seperti windows XP, Linux,, dsb, maka diperlukan hardisk kosong untuk uji coba meng-install, namun hal itu sangat riskan untuk dilakukan karena dapat merusak space hardisk yang kita miliki jika terus menerus digunakan untuk meng-install sistem operasi. Untuk itulah diciptakan virtual machine(VMWare), agar belajar meng-install dapat dilakukan secara secure bagi hardware komputer. Prinsip kerja vmware adalah, kita meng-install sistem operasi seperti biasa kita install kepada hardisk yang kosong, tapi pada vmware, kita meng-install nya pada aplikasi VMWare.Seperti inilah contoh gambar VMWare:

Untuk memulai installasi, Download terlebih dahulu software VMWare Workstation disini namun masih bersifat trial 30 hari,, Untuk Crack nya anda dapat mencari nya sendiri di mbah google,,hhe :)
  • Untuk cara installasi, bukalah File yang telah anda download(menggunakan VMware 5), kemudian double klik software VMWare.Klik “change” untuk mengubah direktori installasi.kemudian klik next untuk melanjutkan.

 
  • Klik Install untuk memulai Installasi,tunggulah sekitar 30 menit hingga installasi selesai
 
  • Inilah bentuk VMware yang telah selesai installasi, anda dapat membuat sistem operasi baru seperti windows XP, Linux Red hat di menu File, >>>>>New >>>>>virtual machine
 
  • Pilihlah Tipe sistem operasi yang ingin anda install,ada Windows,Linux,Novell dan sun,kemudian pilih versi-nya. Misalkan anda memilih tipe windows dan versi nya windows XP.
 
  • Berikan nama mesin yang akan anda buat, misalkan windows XP Professional, dan klik browse untuk menyimpan Sistem Operasi yang akan anda install didalam Vmware.Klik next untuk melanjutkan setting sistem operasi
 
  • Pilihlah disk space pada mesin vmware anda, misalkan 8 Gb,kemudian klik finish

  • Klik Vm >>> Setting untuk setting Mesin Vmware anda atau klik (ctrkl+d) untuk langkah cepat ke setting.
 
  • Apabila anda mempunyai file installasi XP dalam bentuk CD, maka klik use physical drive, apabila anda mempunyai file dalam bentuk ISO image, klik “Use ISO image” kemudian browse untuk mencari file installasi windows XP dalam bentuk .ISO
 
  • Setting telah selesai, kemudian Klik Start untuk memulai Installasi Windows XP pada mesin VMware anda.
  •  Installasi Windows XP pada mesin VMware anda telah dimulai, ikuti langkah-langkah installasi XP. Apabila anda belum bisa meng-install XP, bukalah artikel berikut ini

  • Setelah installasi selesai, anda dapat menjalankan sistem operasi windows XP dengan seperti biasa anda gunakan dalam laptop ataupun dalam komputer. Anda dapat berlatih meng-install sistem operasi Windows ,Linux dsb didalam XP. :) :)
  • Apabila anda Ingin Meng-install sistem operasi lainya, seperti Linux Redhat,ubuntu,debian,Slackware dll, anda dapat melakukan tahap-tahap yang sama pada installasi yang telah dijelaskan sebelumnya, hanya saja pada saat pilihan sistem operasi, pilihlah Linux dan versi nya sesuai dengan selera anda.
SELAMAT MENCOBA :)
Read More »

Komunitas OSx86 yang memodifikasi operating system (OS) Mac agar dapat dipakai di PC telah semakin maju, dan kini anda dapat menginstal Leopard di komputer anda semudah di Mac, tanpa perlu belajar command line sama sekali. Terlebih lagi, hasil dari instalasi ini, secara teori juga dapat diperbaharui tanpa resiko papapun.

Selain kemudahan proses instalasi ini, instalasi baru ini juga memperbaiki semua masalah yang saya miliki sebelumnya seperti harus memasukkan DVD instal saat pertama kali boot dan dukungan wi-fi yang kurang baik. Hanya ada beberapa hal yang harus anda lakukan sebelum menginstal Hackintosh.

**Tambahan dari saya sendiri**: sebelum mulai mengikuti panduan ini, ada baiknya anda mengunjungi halaman ini dan melihat apakah perangkat keras yang anda miliki, terutama motherboard, chipset dan kartu grafis anda kompatibel dengan OSx86.

Konfigurasi BIOS anda

Hal tersulit dalam instalasi ini adalah mencari konfigurasi yang benar dengan motherboard yang saya miliki. Untuk menemukan hal ini, saya melakukan beberapa modifikasi kecil dan oleh karena itu, supaya tidak melupakan sesuatu, saya telah mengambil foto dari setiap halaman BIOS yang relevan.

Apabila anda menggunakan motherboard yang sama dengan saya (Asus P5W DH Deluxe), lihatlah screenshot di bawah ini dan ubah konfigurasi BIOS anda mengikuti gambar - gambar di bawah ini. Apabila anda tidak menggunakan motherboard yang sama, konfigurasi di bawah tetap akan menjadi panduan yang baik, walaupun mungkin tidak sama persis.
  
  
  
  
  
  
Instal OS X dengan Kalyway Install Disc

Dengan BitTorrent, anda harus menemukan image untuk "Kalyway Leopard 10.5.1 SSE2 SSE3" (coba saja cari di The Pirate Bay). Unduh DVD instal ini dan burn ke sebuah DVD, inilah yang akan anda perlukan untuk meng-instal Leopard. DVD ini memiliki instalasi Leopard berikut perangkat lunak EFI yang memungkinkan perangkat keras anda untuk berinteraksi dengan OS X dengan menggunakan kernel orisinil, sehingga anda tidak perlu menggunakan command line sama sekali.

Anda hanya perlu menginstal dengan DVD ini dan semuanya akan terinstal begitu saja, dengan mudah (setidaknya pengalaman saya sejauh ini). Dengan asumsi anda telah mempersiapkan BIOS anda dan memiliki DVD instal Kalyway, anda telah siap untuk meng-instal Leopard.

Pertama, boot dengan DVD ini, hal ini mungkin akan memakan waktu beberapa menit, anda harus menunggu dengan sabar.

Sebelum memulai instalasi, anda perlu mem-format hard disk (HD) anda, jadi pilih "Utilities -> Disk Utility" di menu bar. Temukan HD yang ingin anda instal, pilih dan kemudian di tab "Partition" pilih skema "1 Partition", berikan nama apapun yang anda mau (saya menamakan partisi saya Leopard) dan pilih format "Mac OS Extended (Journaled)." Kini pilih tombol "Options" untuk memilih skema partisi. Anda dapat memilih skema partisi sebagai "Master Boot Record" atau GUID, pilih GUID.



Klik "Apply", biarkan perangkat lunak ini menyelesaikan proses partisi, kemudian keluarlah dari "Disk Utility" dan kembali ke "Installer". Pilih "Continue" di layar pertama, setujui syarat pemakaian kemudian jangan lupa memilih tombol "Customize" sebelum memulai instalasi anda. Sisanya, anda hanya perlu memilih konfigurasi atau pilihan yang anda suka.



Paket instalasi ini datang dengan setting - setting khusus yang cocok untuk motherboard anda, dan motherboard yang saya gunakan Asus P5W DH Deluxe memiliki dukungan yang sangat baik di versi ini. Lihatlah screenshot di bawah ini untuk melihat setting yang perlu anda gunakan apabila anda juga memiliki motherboard yang sama. 
 
Setelah anda siap, klik "Done" dan kemudian mulailah proses instalasi, saat sudah selesar, keluarkan DVD instal kemudian operasikan Leopard di PC anda.

Klik di sini untuk sumber artikel.

  
  
  
  
  



Read More »

Langkah-langkah instalasi linux debian

  • Pertama anda harus meletakkan PC anda dengan benar jangan sampai nanti pada proses penginstallan anda mengalami gangguan teknis, karena proses penginstallan ini cukup lama anda harus membuat diri anda sesantai mungkin. Bila perlu anda membawa makanan ringan atau minuman.
  • Hidupkan PC anda, ikuti cara berikut ini!!!!!!!
  • Ketikkan expertgui pada awal tampilan prompt, lalu tekan enter.
  • Tekan enter pada debian installer main menu.
  • Pilih bahasa yang diinginkan, lalu tekan enter.
  • Pilih area yang diinginkan, lalu tekan enter.
  • Pada choose a locale, pilih “aa_DJ UTF-8”, tekan enter.
  • Pada choose other locales to be supported, pilih “aa_DJ UTF-8”, tekan enter.
  • Pada select to keyboard layout, pilih Type of keyboard : PC-style (AT or PS2 connector) keyboard, tekan enter.
  • Pada keymap to use pilih American English, tekan enter.
  • Pada choose the next step in the install process, tekan enter.
  • Pada detect and mount CD-ROM, tekan enter.
  • Pilih semua modul pada menu, tekan enter.
  • Pada start PC card service, pilih yes, lalu enter.
  • Pada PCMCIA resource range option, ketik debian, tekan enter.
  • Tekan enter pada load installer components from CD.
  • Pilih semua komponen dari CD, tekan enter.
  • Pada detect network hardware, tekan enter.
  • Pada PCMCIA resource range option, ketik debian.
  • Tekan enter pada configure and start a PPPOE connection.
  • Tekan enter pada configure the network.
  • Pada auto configure network with DHCP, pilih yes, tekan enter.
  • Ketik debian pada hostname, tekan enter.
  • Tekan enter pada continue installation remotely using SSH.
  • Masukkan password yang diinginkan, contoh : ketik 123456, tekan enter.
  • Tekan enter pada choose a mirror of the debian arc
  • Pada protocol for file downloads, pilih FTP, tekan enter.
  • Kemudian pilih Ftp. Debian.org, tekan enter.
  • Pada detect disk, tekan enter.
  • Pada partition disk, tekan enter.
  • Pada partitioning method, pilih Guided-use entire, tekan enter.
  • Pada select disk to partition, pilih IDE1 master (hda) – 8,5 Gb ST38421A, tekan enter.
  • Tekan enter pada partitioning scheme, pilih separate /home partition.
  • Sekarang kita membuat partisi baru dengan menghapus semua partisi.
Langkah-langkah Partisi Harddisk :
  • Hal pertama yang harus anda lakukan hapus semua partisi
  • Buat partisi dengan skema
/root = 4 Gb, type : primary, locate : beginning, fs : ext3.
/home = 2 Gb, type : logical, locate : beginning, fs : ext3.
Swap area = 2 Gb, file system : swap area.
  • Pilih finish partitioning and write change to disk, tekan enter.
  • Pada configure time zone, pilih eastern.
  • Tekan enter pada configure the clock.
  • Setup users and passwords :
  • Masukkan users root password
  • Masukkan nama untuk user
  • Masukkan nama untuk user account
  • Masukkan password untuk user
  • Tekan enter pada install the base system.
  • Tekan enter pada configure the package manager.
  • Tekan enter pada select and install software.
  • Pada participate in the package usage survey, pilih yes, tekan enter.
  • Pada software to install, pilih desktop environment standard system, tekan enter.
  • Tekan enter pada install GRUB boot loader on a harddisk.
  • Pada install the GRUB boot loader to the master boot record, pilih yes, tekan enter.
  • Masukkan GRUB password.
  • Pada finish the installation, tekan enter.
  • Instalasi sudah selesai, anda bisa tenang atau sujud syukur. Bila anda kurang puas anda bisa mencobanya kembali tapi jangan di komputer anda melainkan di komputer teman anda karena mungkin bisa mengalami kegagalan. Jadi kalau di komputer teman anda mengalami kegagalan anda bisa mengambil jurus langkah 1000 atau kabur secara diam-diam.



Read More »

Yang harus diperhatikan dalam menginstal/menginstal ulang windows xp :

1.Siapkan Cd Instal Windows XP yang bootable (cd windows xp yang bisa booting/bootable).
Jika Cd windows xp tidak bootable maka anda terlebih dahulu harus menginstal windows 98, lalu baru menginstal windows xp biasa (seperti menginstal program)
Ingat dan catat serial numbernya.
2.Yang pasti computer anda ada cd roomnya, he..he…he….
3.Backup data/documents apa saja yang menurut anda penting yang ada didalam drive C ke drive lainnya misal ke drive D.
Karena semua data/program yang ada didalam drive C semuanya akan hilang, kecuali anda merepair/memperbaiki maka data/program yang ada di drive C tidak akan hilang
4.Siapkan Cd driver yang dibutuhkan oleh computer anda, seperti driver motherboat, sound, dan driver VGA card
5.Jika anda perokok siapkan rokok terlebih dahulu supaya tidak bosen, karena instalasi memakan waktu kurang lebih setengah jam (tergantung kecepatan computer anda)
6.Jika anda belum Sholat, lebih baik Sholat dulu karena biasanya kalau didepan computer orang akan lupa segalanya, dan jangan lupa berdo’a supaya proses instalasi ini berjalan seperti yang anda inginkan…..amin.

































Proses Instalasi :
1.Masukan CD installer Windows Xp kedalam Cd room anda.
2.Restar computer.
3.pilih booting awal ke Cd room
Untuk mengganti booting awal ke cd room anda bisa masuk ke bios dengan cara restart computer lalu tunggu tulisan Pres Del to enter setup, dan anda harus menekan tombol Del yang ada di keyboard. Otomatis tampilan layar monitor akan menuju bios biasanya warna biru, kemudian anda cari sub menu yang memanagement booting (biasanya sub menu advance bios feature-boot sequence).
Jika Motherboat anda keluaran terbaru untuk mengganti booting awal ke cd room anda cukup menekan tombol F8 atau F10 atau F11, tentunya setelah anda restart.
Jika anda masih belum mengerti tanyakan pada teman anda yang menurut anda mengetahui sedikit banyak tentang cara mengganti booting awal ke cd room.
Dan jika teman anda pun gak ada yang mengerti, sebaiknya tutup artikel ini, lalu anda cuci kaki dan gosok gigi kemudian tidur saja.
4.Setelah proses booting berhasil kemudian ada tulisan pres any key to boot from cd, maka anda harus menekan salah satu tombol di keyboard anda (misal tekan enter), setelah itu layar computer otomatis menjadi warna biru.
5.Anda akan berada pada layar window setup (tulisan window setup berada dipojok kiri atas), tunggu
6.kemudian muncul layar window xp proses setup (tulisan ini juga berada pada pojok kiri atas).dilayar ini anda akan dihadaokan pada pilihan seperti :
To setup window xp press ENTER
To repair winows xp installing using recovery……, press R
To quit setup……… press F3
Pada pilihan-pilihan tersebut anda pilih pilihan yang teratas yaitu anda tekan ENTER
7.Lalu anada dihadapkan pada layar window xp licenci agreement
Pada layar ini anda pilih/tekan F8
8.Kemudian anda dihadapkan lagi pada layar windowxp process setup, dilayar ini terdapat juga pilihan-pilihan seperti :
To repair, press R
To continue , press ESC (escape)
Pada pilihan-pilihan tersebut anda pilih pilihan yang kedua yaitu anda tekan ESC.
9.Kemudian anda dihadapkan lagi pada pilihan-pilihan, seperti :
To setup, press ENTER
To create……., Press C
To delete……., Press D
Pada pilihan-pilihan tersebut anda pilih pilihan yang teratas yaitu anda tekan ENTER
10.Kemudian anda juga akan dihadapkan kembali pada pilihan-pilihan, seperti :
To Continue, Press C
To Select Different….., Press ESC
Pada pilihan-pilihan tersebut anda pilih pilihan yang teratas yaitu anda tekan C
11.Lalu ada pilihan-pilihan lagi, seperti :
……….NTFS (Quick)
……….FAT (Quick)
……….NTFS
……….FAT
……….Confert to NTFS/FAT
……….Leave No Change.
Pada pilihan-pilihan tersebut terserah anda mau pilih yang mana tergantung anda apakah mau memakai system NTFS atau sytem FAT
Tetapi penulis biasanya memakai sytem FAT, karena FAT bisa dibaca pada System Windows 98.
Jadi pada pilihan tersebut diatas, pilih pilihan ke dua yaitu memakai System FAT. Tuliasan Quick berarti saat anda memformat Drive C tersebut Prosesnya Cepat.
12.Kemudian anda dahadapkan lagi pada pilihan-pilihan seperti :
To Format, Press F
To Select…, Press ESC
pada pilihan-pilihan tersebut anda pilih pilihan yang teratas yaitu anda tekan F
13.Lalu tekan ENTER, ENTER……
14.Anda tunggu Proses tersebut.
15.Nanti pada saat kurang lebih pada menit ke 33 akan muncul windows baru yaitu system meminta Serial Number, Waktu dan Area/Zona (pada saat memilih area/zona pilih GMT+7 yaitu area Jakarta)…..next
16.Tunggu Proses Instalasi……….
17.Pada Saat Komputer Restart anda jangan menekan apa-apa sampai proses instalasi tersebut selesai.
18.Setelah proses instalasi selesai, kemudian anda install Drivernya.
19.Selesai
20.Baca Alhamdulillah.
Read More »

indonesia, Go Open Source! (IGOS) adalah gerakan pemerintah untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi berbasis Open Source Software dan sistem terbuka lainnya seperti Open Document Format (ODF), Open Standards, dan lain-lain. Sementara Linux IGOS Nusantara adalah distro yang dirilis pemerintah RI melalui Kementerian Negara Riset dan Teknologi. Dibawah ini akan terangkan bagaimana cara menginstal Linux IGOS Nusantara dengan harapan dapat membantu proses migrasi ke sistem linux bagi mahasiswa ataupun masyarakat umum untuk bisa menggunakan sistem operasi ini.. 
Install IGOS Nusantara
Langkah Menginstalasi IGOS
from web : www.pikiran-rakyat.com
MENGINSTALASI IGOS Nusantara, tidak jauh berbeda dengan menginstalasi program lain. Jika mau mencoba, Kementerian Ristek berjanji menyediakan CD-nya secara gratis. Untuk memulai instalasi IGOS Nusantara, minimum spesifikasi perangkat keras yang dibutuhkan yaitu:
- Processor Intel Pentium Class (Optimum paa Pentium 4 CPUs) atau AMD 64 Processors (Athlon64 dan Opteron) atau Minimum CPU Power PC G3/Power4.
- Minimum RAM untuk Text mode: 100MB.
- Minimum RAM untuk Graphical mode: 192 MB (rekomendasi 256 MB).
- Kapasitas hardisk minimum 3 GB.
1. Memulai instalasi
Untuk memulai instalasi IGOS Nusantara, boot komputer dari media boot (CD, DVD, USH, hard disk atau jaringan) di mana komputer dapat mendukung tipe boot tersebut. Jika instalasi dilakukan dari CD, pilih CD-ROM sebagai prioritas pertama boot. Setelah itu masukkan CD instalasi ke CD ROM, lalu booting ulang komputer. Setelah muncul tampilan pembuka, untuk meng-install dalam mode grafik, tekan “Enter”. Jika ingin memilih mode text, ketik linux lalu tekan “Enter”. Sebelum memulai instalasi, komputer akan memeriksa kondisi media CD instalasi. Anda bisa melewatinya dengan menekan skip untuk menuju proses selanjutnya.
2. Pemilihan bahasa
Halaman selanjutnya adalah pemilihan bahasa. Default bahasa yang digunakan adalah bahasa Inggris (English). Setelah memilih, tekan “Next”.
3. Pemilihan “keyboard”
Pada halaman selanjutnya, Anda akan diminta untuk memilih tipe keyboard. Tipe yang biasa digunakan di Indonesia adalah US English. Tekan “Next” untuk menuju halaman selanjutnya.
4. Partisi “hard disk”
Tahap berikutnya adalah membuat partisi pada harddisk. Terdapat empat pilihan, yaitu:
- Remove all partitions on selecter drives and create default layout.
- Remove Linux partitions on selecter drives and create default layout.
- Use free space on selected drives and create default layout.
- Create custom layout.
5. “Boot loader”
Jika Anda mempunyai sistem operasi lebih dari satu, Anda harus memilih sistem operasi mana yang akan langsung digunakan saat komputer booting. Jika ingin dilakukan secara otomatis, berikan checklist pada kotak yang ada di kolom default.
6. Konfigurasi jaringan
Halaman konfigurasi jaringan hanya akan ditemui jika sistem mendeteksi adanya kartu jaringan pada komputer Anda. Anda bisa mengaturnya sesuai dengan konfigurasi jaringan yang Anda miliki. Biasanya sistem akan secara otomatis mendeteksi device jaringan yang ada. Banyak jaringan yang mempunyai layanan DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) yang secara otomatis mendukung sistem yang terhubung dengan data konfigurasi. Secara default, IGOS Nusantara akan mengaktifkan semua antarmuka jaringan pada komputer Anda dan mengaturnya untuk menggunakan DHCP.
7. Pemilihan zona waktu
Pada halaman ini, akan ditentukan zona waktu yang sesuai dengan lokasi. Untuk memilihnya tinggal mengarahkan mouse ke peta dan memilih titik kuning yang melambangkan kota yang terdekat degan lokasi, Jakarta untuk WIB, Makasar untuk Wita, dan Jayapura untuk WIT.
8. Kata kunci “root”
Setiap sistem Linux mempunyai account root yang merupakan super user atau administrator sistem. Sebagai administrator sistem, Anda mempunyai akses tidak terbatas untuk mengonfigurasi atau memodifikasi sistem, dalam hal ini menggunakan account root. Sebaiknya hindari penggunaan account root untuk keperluan umum untuk meminimalkan kemungkinan kerusakan sistem.
9. Pilihan instalasi
Pada halaman ini dapat dipilih tipe instalasi yang sesuai dengan kebutuhan. Ada tiga pilihan yang tersedia yaitu:
- Office dan Productivity, tipe instalasi berisi paket-paket software umum untuk keperluan perkantoran dan administrasi.
- Software Development, pada tipe instalasi ini paket-paket yang berguna untuk kegiatan pemrograman software.
- Web Server, tipe ini merupakan tipe khusus digunakan untuk keperluan server pada jaringan.
10. Proses instalasi
Setelah melakukan pemilihan paket instalasi, proses instalasi akan segera dimulai. Lamanya proses instalasi tergantung dari banyaknya paket instalasi yang akan di-install dan kemampuan komputer yang Anda instalasi. Tekan “Next” untuk memulai meng-install paket instalasi.
11. Konfigurasi pascainstalasi
Setelah selesai instalasi komputer akan meminta Anda melakukan boot ulang. Pastikan CD instalasi sudah dikeluarkan dari CD-ROM drive. Setelah masuk ke sistem, Anda akan menemui beberapa pengaturan sebelum sistem benar-benar dijalankan, yaitu perjanjian lisensi, keamanan jaringan, Elinux, tanggal dan waktu, tampilan, pengguna sistem, dan kartu suara.
Setelah konfigurasi pascainstalasi selesai, muncul halaman login. Masukkan nama pengguna dan kata kunci yang telah dibuat. Pertama masukkan nama pengguna lalu tekan “Enter”. Selanjutnya, masukkan kata kunci dan tekan “Enter”. Jika keduanya sesuai, Anda akan masuk ke layar desktop X-Windows.
Pada login form ini ditekankan memilih language atau pemilihan bahasa dengan menggunakan bahasa Indonesia untuk memudahkan penggunaan aplikasi desktop IGOS Nusantara. /Sumber Panduan Instalasi IGOS Nusantara)
Read More »

Choose Your Language

English French German Spain Italian

Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Contact

Contact Me On Email facebook Twitter

Archives

Labels

Blogumulus by Roy Tanck and Kang-ipoel